your voice!


ShoutMix chat widget

Rabu, 13 Oktober 2010

Realize

I Will Hate Malaysia If I Am Indonesian Myself
Posted by: malaysiamanaboleh

The government is aware of their own ill treatment of Malaysians towards Indonesians counterpart. Why twist the story and pretend we know nothing?

Try to fit into the shoes of Indonesians and you will understand. Migrants and foreign workers are ill treated by Malaysians companies while Malaysia authority doesn't protect them and do their job to improve and enforce the law to provide better protection for workers, worse still for foreign workers.

The worse part of all, Government and press paint a stereotype of what foreign workers are into the minds of Malaysia people. The people of Malaysia, in many cases, tend link foreign workers as Indonesian, cheap labour, low educated people, main contribution to crime rate, don't need to be respected, gold diggers, etc. The above are all not true. It called for people to be bias and discriminate.

There are high qualified educated Indonesians, they have highliy skilled workers too, other countries surely have 'lower' paid workers than other better earning ones and the hardworking ones just come to contribute and work for Malaysia. Number of foreign workers amount to approximate 10% of Malaysia population so it is not surprising if 10% of crime rate were contributed by foreign workers. We heard of daily news with murder, rape, robbery, etc who are Malaysians themselves.

If I am Indonesian, I will hate Malaysian too.

I am more ashamed of Malaysians who can't accept that foreign workers, new migrants, even illegal immigrants deserved to have their basic human rights being protected.

The blogger PatrickJB is one of them as he commented biasly in my blog. Sad to know the existence of people like you. I don't wonder anymore why Malaysia can't be a better place because reality is just in front of me. The reality is people like you. The reality is you.

This is a comment from malaysian people:

"I Will Hate Malaysia If I Am Indonesian Myself" Malaysiamanaboleh macam itu!

I wonder why you're still living in Malaysia. Or are you not? Get out of Malaysia just like what I did.

Realize

They (Malaysia) Realize That They Wrong

Dalam sebuah blog di situs Star Online, muncul tulisan dari seorang beridentitas malaysiamanaboleh.

Pemerintah menyadari mereka memperlakukan buruk orang Indonesia. Mengapa memelintir cerita dan menganggap kita tak tahu apa-apa?

Saya menyarankan warga Malaysia memosisikan diri sebagai orang Indonesia agar bisa memahami perasaan 235 juta jiwa orang Indonesia. Para buruh migran di Malaysia sering menerima perlakuan buruk oleh majikan mereka. Buruh migran yang menjadi korban pun tidak mendapat perlindungan hukum dari aparat hukum Malaysia yang seharusnya melindungi mereka.

Keadaan menjadi lebih buruk karena pemerintah dan media membuat stigma buruk terhadap pekerja asing. Citra buruk itu melekat sedemikian rupa.

Dalam banyak hal, kebanyakan orang Malaysia selalu menghubungkan buruh migran sebagai orang Indonesia bergaji murah, berpendidikan rendah, banyak terlibat kejahatan sehingga tidak perlu dihormati serta bermental pemeras.

Pemahaman tersebut tidak benar sama sekali. Pandangan tersebut sangat bias dan diskriminatif. Banyak orang Indonesia yang berpendidikan tinggi ataupun menjadi pekerja migran eksekutif. Tentu saja, pekerja yang tidak terdidik akan mendapat bayaran rendah serta bekerja di negara lain seperti Malaysia.

Jumlah buruh migran di Malaysia mencapai 10 persen dari keseluruhan penduduk Malaysia. Tentu tidak heran jika 10 persen dari 100 persen angka kejahatan disumbangkan oleh pekerja asing. Di dalam media setiap hari juga muncul berita soal perampokan, pembunuhan, dan pemerkosaan yang dilakukan oleh warga Malaysia sendiri.

Jika saya orang Indonesia, saya pun akan membenci Malaysia.


Saya merasa lebih malu lagi karena Malaysia tidak mampu memahami bahwa buruh migran pun berhak atas perlindungan hukum dan hak asasinya perlu dijaga. Seorang bloger lain beridentitas PatrickJB adalah satu dari sekian banyak orang Malaysia berpandangan bias seperti itu, yang juga menulis di blog saya. Saya sedih karena orang-orang seperti itu ternyata ada.

Saya tidak akan merasa heran lagi jika Malaysia tak akan bisa menjadi tempat yang lebih baik. Karena realitas yang terjadi tidak hanya ada di hadapan saya. Kenyataan adalah realitas seperti itu adalah orang-orang seperti Anda. Realitasnya adalah Anda.

Blog ini juga dikomentari bahwa RELA (bagian aparat Malaysia) suka memeras. (ONG)

Licik

Wahh...!!! ternyata tidak hanya pencuri.. tapi juga licik!!
kenapa?

masalah pelanggaran perahu nelayan Malaysia, simaklah artikel berikut:

Indonesia memiliki kapal patroli yang rutin menyisir perbatasan laut antara Indonesia-Malaysia. Sehingga kapal patroli Indonesia sudah hafal laut mana yang menjadi milik Indonesia. Suatu hari, ditemukannya perahu nelayan malaysia telah melalui perbatasan teritori Indonesia untuk menangkap ikan. Saat digelandang dibawa ke markas Indonesia. Kapal patroli Indonesia dicegah kapal patroli malaysia. Ironisnya, petugas patroli malaysia justru menyandera petugas patroli Indonesia. Harusnya malaysia tahu, siapa yang salah. Harusnya mereka sadar bahwa nelayan mereka melanggar. Harusnya mereka paham mana batas perairan Indonesia. Namun, mereka malah menembakkan peluru peringatan agar petugas Indonesia menyerah. Lantas, sebagian petugas dibawa malaysia untuk dijadikan barter. Makin parah lagi, malaysia memperlakukan tidak menyenangkan terhadap petugas Indonesia yang mereka sandra. Padahal mereka tidak bersalah. Bukankah ini licik?!




Ini adalah video tentang kelicikan malaysia yang lain..